Bahan Diskusi Dukungan Teknis

Proposal Strategic Support
Deputi Promosi & Kerja Sama BGN

Penguatan Intelligence, Stakeholder Engagement, Kemitraan, dan Policy Support untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ridlo Abdillah
Agustus 2026
Ilustrasi MBG
01 · Latar Belakang

Tantangan Ekosistem Program MBG

Skala Operasional Nasional
Program MBG beroperasi masif di seluruh daerah, menghubungkan ratusan SPPG dan ribuan satuan pendidikan secara berkesinambungan.
Tantangan Kompleksitas
Multi-Stakeholder Engagement
Mengatur kemitraan lintas sektor: Pemda, Koperasi, UMKM, Tani/Nelayan, Kampus, dan Mitra Pembangunan.
Radar Isu Dynamics
Respon cepat terhadap dinamika isu lapangan, tantangan distribusi pangan, dan evaluasi sentimen publik secara konsisten.
Executive Analytical Briefs
Menyajikan ringkasan eksekutif berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan Deputi secara presisi dan cepat.
02 · Tujuan

Enam Pilar Dukungan Strategis

1. Analytical Support
Kapasitas analisis mendalam dan persiapan materi strategis untuk pimpinan.
2. Strategic Intelligence
Radar isu mingguan, peta pemetaan pemangku kepentingan, dan mitigasi risiko.
3. Partnership Pipeline
Manajemen tata kelola kemitraan dari due diligence hingga skema pilot.
4. Rapid Assessment
Kajian kilat permasalahan lapangan dengan rekomendasi yang actionable.
5. Local Ecosystem
Menguatkan ekosistem pangan lokal (petani, nelayan, UMKM) dengan rantai pasok MBG.
6. Impact Foundation
Dasar pemantauan indikator output, outcome, serta social listening publik.
03 · Posisi & Prinsip

Skema Penempatan & Prinsip kerja

USULAN POSISI
Technical Policy & Program Support
Unit dukungan teknis lincah yang melekat langsung di bawah koordinasi Kedeputian Promosi & Kerja Sama BGN.
Direct Executive Support
PRINSIP UTAMA TATAKELOLA
  • Koordinasi Deputi: Berada penuh di bawah arahan Kedeputian.
  • Complementary Unit: Melengkapi dan memperkuat fungsi unit kerja yang ada.
  • Data & Field Evidence: Pengambilan keputusan berbasis bukti empiris dan riset cepat.
  • Quick Wins & System: Solusi cepat di awal sembari membangun sistem berkelanjutan.
  • Kerahasian Strict: Menjaga integritas data internal Badan Gizi Nasional.
04 · Ruang Lingkup (1–4)

Modul Kerja Utama — Bagian 1

1. MBG Strategic Intelligence
Radar isu mingguan: memetakan lokasi, penyebab masalah, tingkat risiko, dan opsi solusi strategis.
Weekly Situation Report & Risk Tracker
2. Stakeholder Intelligence
Database profil kepentingan, kapasitas kontribusi, serta status keterlibatan mitra prioritas.
Stakeholder Matrix & Priority DB
3. Partnership Pipeline
Mengubah penjajakan kerja sama menjadi pipeline terstruktur: Matching, Proposal, Pilot, Replikasi.
Partnership Pipeline & Concept Notes
4. Rapid Assessment
Kajian kilat isu mendesak melalui observasi dan FGD untuk masukan kebijakan eksekutif.
Rapid Assessment Briefs
05 · Ruang Lingkup (5–8)

Modul Kerja Utama — Bagian 2

5. Local Economic Ecosystem
Model integrasi pasokan pangan MBG dengan petani lokal, nelayan, UMKM, dan BUMDes.
Supply-Chain & Ecosystem Model
6. Social Listening System
Memantau persepsi publik, rumor, dan sentimen media sosial sebagai early warning system.
Social Listening Brief
7. Monitoring & Evaluation
Kerangka indikator output-outcome-impact sederhana untuk evaluasi berkala.
Evaluation Dashboard
8. Executive Policy Support
Penyusunan bahan briefing pimpinan, policy memo, talking points, dan deck presentasi.
Executive Brief & Memos
06 · Agenda Implementasi

Prioritas Kerja 30 – 60 – 90 Hari

Baseline Isu & Stakeholder
Pemetaan awal 20-30 stakeholder kunci dan isu prioritas Deputi.
Format Weekly Report
Standarisasi format Situation Report mingguan.
Rapid Assessment (2–3 Isu)
Kajian kilat terhadap masalah mendesak di lapangan.
Rekomendasi Quick Wins
Opsi kebijakan dan tindakan cepat untuk pimpinan.
Database & Pipeline
Sistem manajemen dan tracking status kemitraan aktif.
Concept Notes Kemitraan
Dokumen konsep untuk 1-2 mitra prioritas.
Pilot Ekosistem Lokal
Uji coba model rantai pasok lokal di lokasi terpilih.
Social Listening Awal
Inisiasi pemantauan sentimen dan kerangka evaluasi.
Evaluasi Hasil Pilot
Penilaian efektivitas skema kemitraan lokal.
Partnership Playbook
Panduan standar untuk replikasi kerja sama.
90-Day Strategic Report
Laporan capaian dan rekomendasi kebijakan lanjutan.
Agenda Periode Berikutnya
Perencanaan strategi kemitraan kuartal berikutnya.
07 · Output Deliverables

Matriks Deliverables Utama

ProdukFrekuensiPengguna UtamaFungsi Strategis
MBG Situation ReportMingguanDeputiDecision support
Issue & Risk TrackerRealtimeDeputi / TimEarly warning
Stakeholder MapBulananDeputiStrategic engagement
Partnership PipelineMingguanDeputiPrioritas kemitraan
Rapid AssessmentAd HocDeputi / UnitProblem solving
Policy BriefAd HocPimpinanRekomendasi kebijakan
Social Listening BriefMingguanDeputiPublic monitoring
90-Day Strategic ReportTriwulananDeputiEvaluasi & arah lanjut
08 · KPI & Tata Kelola

Target Indikator & Model Koordinasi

KEY PERFORMANCE INDICATORS (KPI)
Situation Report rilis konsisten & dipakai pimpinan.
Database stakeholder prioritas terisi lengkap.
Pipeline kemitraan aktif dengan PIC dan Next Action.
Minimal 1 model pilot kolaborasi lokal berjalan.
MEKANISME KOORDINASI
  • Briefing Regular: Sesi evaluasi mingguan dengan Deputi.
  • Work Order Jelas: TOR ringkas, output, PIC, dan tenggat waktu disepakati.
  • Fast Escalation: Isu strategis ke Deputi, operasional ke unit teknis.
09 · Tim & Kompetensi

Rancangan Tim & Kompetensi Pengusul

STRUKTUR TIM RAMPING
Lead Policy & Intelligence: Koordinator analisis, riset, dan policy support.
Data & Monitoring Support: Pengelolaan dashboard & issue tracker.
Partnership & Field Support: Concept note, mitra, & verifikasi lapangan.
PROFIL PENGUSUL
Ridlo Abdillah
Pengalaman dalam riset sosial, sekretariat kelembagaan, supervisi pengumpulan data desa, dan koordinasi jejaring pemangku kepentingan. Berperan sebagai jembatan teknis penghubung data lapangan dan kebutuhan keputusan pimpinan.
10 · Penutup & Rekomendasi

Usulan Pilot Project 30 Hari Pertama

1. Baseline Intelligence
Pemetaan awal isu strategis dan 20-30 stakeholder prioritas Deputi.
2. Rapid Assessment
Kajian kilat atas 2-3 isu mendesak lapangan sesuai arahan pimpinan.
3. Quick Wins Action
Rekomendasi taktis dan tindak lanjut cepat yang siap dieksekusi.
Hasil evaluasi pilot 30 hari akan menjadi landasan Deputi untuk menentukan bentuk dan cakupan dukungan teknis periode 60–90 hari berikutnya.